<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Dimaswibie's Weblog &#187; Penyakit Jantung Koroner</title>
	<atom:link href="http://dimaswibie.wordpress.com/category/penyakit-jantung-koroner/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dimaswibie.wordpress.com</link>
	<description>Macam-macam Penyakit yang Melanda Masyarakat Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Sep 2009 19:34:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='dimaswibie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/16d77800ee302eb9bdc86970561598e0?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Dimaswibie's Weblog &#187; Penyakit Jantung Koroner</title>
		<link>http://dimaswibie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dimaswibie.wordpress.com/osd.xml" title="Dimaswibie&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>Faktor Resiko Penyakit Jantung</title>
		<link>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/faktor-resiko-penyakit-jantung/</link>
		<comments>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/faktor-resiko-penyakit-jantung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 12:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dimaswibie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Jantung Koroner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaswibie.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Faktor resiko penyakit jantung meningkat
Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas 2004) kerjasama Promkes Depkes, Litbang dan BPS tahun 2004 hasilnya memprihatinkan. Tiga factor resiko utama yang saling terkait sebagai penyebab penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, stroke yaitu kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, makan tidak seimbang, kegemukan, diet rendah serat/kurang buah dan sayur &#38; tinggi kalori/lemak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimaswibie.wordpress.com&blog=3172192&post=11&subd=dimaswibie&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2><a title="Faktor resiko penyakit jantung meningkat" href="http://id.inaheart.or.id/?p=52">Faktor resiko penyakit jantung meningkat</a></h2>
<p>Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas 2004) kerjasama Promkes Depkes, Litbang dan BPS tahun 2004 hasilnya memprihatinkan. Tiga factor resiko utama yang saling terkait sebagai penyebab penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, stroke yaitu kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, makan tidak seimbang, kegemukan, diet rendah serat/kurang buah dan sayur &amp; tinggi kalori/lemak hewani dll terus meningkat.</p>
<p><strong>Anak mulai merokok.</strong><br />
Persentase penduduk umur 15 tahun keatas tidak merokok 66% dibanding Susenas 2001 &amp; 2003 menurun 2% berarti perokok naik. Begitupun pada tahun 2004 anak umur 10 tahun mulai merokok, piknya pada umur 15-19 th. 59,1%.</p>
<p style="text-align:center;"><span id="more-11"></span></p>
<p>Lebih dari 57% setiap rumah tangga mempunyai sedikitnya seorang perokok dalam rumahnya dan 91,8% mereka merokok dirumah. Saat ini terdapat +43 juta anak &amp; Ibu sebagai perokok pasif. Perokok wanita 1,4% tahun 2001 menjadi 1,7% di tahun 2003 dan menjadi 4,5% tahun 2004.</p>
<p><strong>Penduduk kurang gerak</strong><br />
Sebagian besar 85% penduduk umur 15 tahun keatas kurang beraktivitas fisik dan hanya 6% penduduk yang cukup beraktivitas fisik untuk sehat. Penduduk wanita kurang beraktivitas fisik 87% lebih tinggi daripada laki-laki 83% diperkotaan lebih tinggi daripada pedesaan. Kelompok kurang gerak terdapat pada strata masyarakat berpendidikan lebih tinggi dan ekonomi yang baik. Sebagaimana kita sering singgung bahwa 43% dari jenis penyakit yang ada sekarang ini ada kaitannya dengan unsur kurang gerak.</p>
<p><strong>Penduduk kurang konsumsi sayur dan buah.</strong><br />
Susenas tahun 2004 mencatat hampir seluruh penduduk (99%) umur 15 tahun keatas kurang mengkonsumsi sayur dan buah dan hanya 1% saja yang cukup mengkonsumsi sayur dan buah. Yang memprihatinkan keadaan ini merata disemua propinsi, dimana kita tinggal dinegara agraris yang banyak sayur dan buah. Dan bagi mereka yang kurang mengkonsumsi sayur dan buah dari mereka yang berpengetahuan minim.</p>
<p><span style="font-size:11pt;line-height:115%;">Kecuali masalah-masalah perilaku tidak sehat tadi, problem lingkungan yang kurang baik, kekurangan air bersih, kepadatan penduduk, masalah kemiskinan stress dll juga dapat mempengaruhi kerja jantung kita.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimaswibie.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimaswibie.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimaswibie.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimaswibie.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimaswibie.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimaswibie.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimaswibie.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimaswibie.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimaswibie.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimaswibie.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimaswibie.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimaswibie.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimaswibie.wordpress.com&blog=3172192&post=11&subd=dimaswibie&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/faktor-resiko-penyakit-jantung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/79b21c260cffd6e1959757d29ea12f9d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimaswibie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cegah Penyakit Jantung Dengan Mengonsumsi Kacang</title>
		<link>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/cegah-penyakit-jantung-dengan-mengonsumsi-kacang/</link>
		<comments>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/cegah-penyakit-jantung-dengan-mengonsumsi-kacang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 12:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dimaswibie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Jantung Koroner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaswibie.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Cegah Penyakit Jantung dengan Mengonsumsi Kacang
Jakarta &#8211; Mitos makan kacang dapat menimbulkan jerawat, asam urat, dan batuk, tidak semuanya benar. Menurut Guru Besar Bidang Nutrisi dari Penn State University, Dr Penny Kris-Etherton, semakin kita sering mengonsumsi kacang, maka risiko terkena penyakit jantung koroner pun semakin berkurang.


Menurutnya, kandungan asam lemak tak jenuh yang ada dalam kacang-kacangan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimaswibie.wordpress.com&blog=3172192&post=10&subd=dimaswibie&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:13.5pt;font-family:&quot;">Cegah Penyakit Jantung dengan Mengonsumsi Kacang</span></strong></p>
<p><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Jakarta &#8211; Mitos makan kacang dapat menimbulkan jerawat, asam urat, dan batuk, tidak semuanya benar. Menurut Guru Besar Bidang Nutrisi dari Penn State University, Dr Penny Kris-Etherton, semakin kita sering mengonsumsi kacang, maka risiko terkena penyakit jantung koroner pun semakin berkurang.</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span id="more-10"></span><br />
</span></p>
<p>Menurutnya, kandungan asam lemak tak jenuh yang ada dalam kacang-kacangan, khususnya kacang tanah terbukti sangat tinggi dan profil asam lemak dalam kacang tersebut merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan risiko penyakit jantung koroner. ”Mengkonsumsi satu ons kacang, lebih dari lima kali seminggu bisa menurunkan risiko penyakit jantung koroner 25 persen sampai 39 persen,” ujarnya.<br />
Penelitian Penny ini didukung oleh penelitian dari Dr Frank Hu dari Havard School of Public Health. Dalam pertemuan American Heart Association di Dallas tahun 2000, Frank mengungkapkan ahsil penelitiannya terhadap 86 ribu wanita yang sering mengkonsumsi kacang, disimpulkan bahwa mengkonsumsi kacang-kacangan termasuk kacang tanah, mampu menjaga pemompaan aktivitas jantung dengan teratur.<br />
Kacang-kacangan mengandung fitosterol, Beta-Sitosterol (SIT) yang terbukti dapat menghambat pertumbuhan kanker dan melindungi dari penyakit jantung. SIT juga menawarkan perlindungan dari colon, prostate dan kanker payudara. Kandungan SIT dalam 100 gram kacang adalah 165 mg. Fitosterol dalam jantung dapat menurunkan kadar kolesterol dan level Triglyserida dengan cara memblok absorbsi kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi reabsorbsi kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL (High Density Lipoprotein) kolesterol. Lebih dari 80 persen lemak dalam minyak kacang adalah jenis yang tidak jenuh dan sehat bagi jantung serta bebas kolesterol.<br />
Selain mengandung SIT, kacang-kacangan juga mengandung serat (fiber). Menurut Prof Dr Muhilal dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan, Bogor, tingginya kolesterol darah merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner. Serat dalam makanan terdiri dari serat yang larut dalam air dan yang tidak terlarut dalam air, namun keduanya dapat menurunkan kolesterol.<br />
Muhilal menjelaskan penurunan kolesterol terjadi antara lain karena kolesterol terbawa ke dalam feses bersama serat dan proses biosintesis kolesterol dalam hati berkurang karena tingginya konsumsi serat. Idealnya, kita harus mengkonsumsi serat 25-30 gram per hari. Kacang tanah termasuk makanan yang mengandung serat. Satu sendok kecil kacang tanah mengandung 2 gram serat atau 8 persen dari serat yang dibutuhkan per hari.<br />
”Masyarakat Indonesia rata-rata hanya mengkonsumsi serat 10,5 gram per hari, jauh di bawah yang dianggap dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner yakni di atas 20 gram per hari. Lebih dari 90 persen penduduk Indonesia konsumsi seratnya kurang dari 20 gram per hari,” ujarnya. Menurutnya, sayuran, buah-buahan dan serealia merupakan sumber serat. Tapi sayangnya, serealia yang ada di pasaran sudah sangat rendah kandungan seratnya karena masyarakat lebih suka pada beras yang disosok.<br />
Sementara itu Menteri Kesehatan Achmad Sujudi mengatakan sejak tahun 1955, penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di Indonesia. ”Perilaku hidup yang berisiko di kalangan masyarakat seperti merokok, pola makan yang tidak seimbang dan kurang melakukan aktivitas fisik merupakan penyebab terjadinya penyakit jantung koroner. Data dari WHO menunjukkan setiap tahun tidak kurang dari 12 juta orang meninggal dunia akibat serangan jantung.<br />
Dalam penandatanganan naskah kerja sama antara Yayasan Jantung Indonesia dengan Garudafood Group, Sabtu lalu, Menkes mengatakan, kematian akibat dari penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes dan sebagainya memberikan kontribusi yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan kematian akibat penyakit menular. Pada tahun 2000 ada sekitar 55 juta orang meninggal karena serangan jantung, stroke, kanker dan diabetes.<br />
”Kematian akibat penyakit tidak menular hampir 60 persen dari kematian di dunia. Tujuh puluh sembilan persen kematian akibat penyakit tidak menular terjadi di negara-negara berkembang. Penyakit tidak menular tersebut dapat dicegah dengan pola makan yang seimbang, berhenti merokok dan olahraga secara teratur,” ujarnya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimaswibie.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimaswibie.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimaswibie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimaswibie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimaswibie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimaswibie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimaswibie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimaswibie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimaswibie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimaswibie.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimaswibie.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimaswibie.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimaswibie.wordpress.com&blog=3172192&post=10&subd=dimaswibie&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/cegah-penyakit-jantung-dengan-mengonsumsi-kacang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/79b21c260cffd6e1959757d29ea12f9d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimaswibie</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Penyakit Jantung Itu</title>
		<link>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/apa-penyakit-jantung-itu/</link>
		<comments>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/apa-penyakit-jantung-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 12:25:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dimaswibie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Penyakit Jantung Koroner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dimaswibie.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Penyakit Jantung Itu?
Penyakit jantung adalah penyakit yang mengganggu sistem pembuluh darah atau lebih tepatnya menyerang jantung dan urat-urat darah, beberapa contoh pentakit jantung seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, sakit di dada (biasa disebut &#8220;angina&#8220;) dan penyakit jantung rematik.


Penyakit jantung koroner merupakan yang paling tertinggi yang di derita orang-orang. Penyakit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimaswibie.wordpress.com&blog=3172192&post=9&subd=dimaswibie&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:&quot;"><a title="Apakah Penyakit Jantung Itu?" href="http://id.inaheart.or.id/?p=3"><span style="color:blue;">Apakah Penyakit Jantung Itu?</span></a></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Penyakit jantung adalah penyakit yang mengganggu sistem pembuluh darah atau lebih tepatnya menyerang jantung dan urat-urat darah, beberapa contoh pentakit jantung seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, tekanan darah tinggi, <em>stroke</em>, sakit di dada (biasa disebut &#8220;<em>angina</em>&#8220;) dan penyakit jantung rematik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;text-align:center;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><span id="more-9"></span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Penyakit jantung koroner merupakan yang paling tertinggi yang di derita orang-orang. Penyakit ini menyerang pembuluh darah dan dapat menyebabkan serangan jantung. Serangan jantung dikarenakan pembuluh arteri yang tersumbat, yang menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung. <em>Stroke </em>disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang mengalir ke otak, atau terkadang menyebabkan pendarahan di otak. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Namun tidak semua penyakit jantung disebabakan oleh terserangnya pembuluh darah, berikut ini adalah beberapa gangguan lain pada jantung : </span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Abnormal Heart Rhythms<br />
</span></em></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Normalnya jantung berdetak 60      sampai 100 kali tiap menit (atau sekiar 100 ribu kali setiap harinya).      Jantung yang bedetak tidak normal biasanya disebut <em>arryhytmia </em>(sering      juga disebut <em>dysrhythmia</em>). Jantung yang berdetak terlalu lambat      (dibawah 60 kali per menit) disebut <em>bradyarrhythmias</em>. Sedankan yang      berdetak di atas 100 per menit disebut <em>tachyarrhytmias</em>. </span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Heart Failure</span></em></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Atau gagal jantung merupakan yang paling menakutkan. Bukan berarti jantung      tidak dapat bekerja sama sekali, hanya saja jantung tidak berdetak      sebagaimana mestinya </span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Heart Valve Disease</span></em></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Rusaknya katup jantung. Katup jantung terdapat pada setiap bilik jantung      (jantung kita memiliki 4 buah bilik) yang berfungsi mengatur aliran darah      searah menuju jantung.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Congenitas Heart Disease</span></em></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Atau biasa disebut kelainan pada jantung. Menyerang 8 sampai 10 anak dari      tiap 1000 kelahiran. Gejala awal biasanya terldeteksi saat kelahiran atau      pada masa kanak-kanak. Di Amerika sekitar 500 ribu orang mengalami      kelainan jantung pada masa pertumbuhannya dan bertambah sektar 20 ribu      orangtiap tahunnya. </span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Cardiomyopathies</span></em></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Menyerang pada otot jantung itu sendiri. Orang -orang yang terserang      penyakit ini biasanya mengalamai pembesaran, pengecilan jantung secara      tidak normal dan atau bahkan menjadi kaku. Menyebabkan jantung memompa      secara tidak normal (menjadi lebih lemah). Tanpa penanganan yang baik <em>cardiomyopathies </em>akan menyebabakan penyakit yang lebih buruk seperti gagal jantung atau      menyebabkan jantung berdetak tidak normal. </span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pericarditis </span></em></strong><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
Adalah radang yang mengelilingi lapisan jantung. Jarang terjadi, biasanya      disebabkan oleh infeksi.</span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Ada banyak faktor yang menyebabkab kerentanan terhadap penyakit jantung. Faktor utama adalah masalah gaya hidup yang menyebabkan seolah membangun penyakit di dalam tubuh. Tapi ada beberapa faktor yang memang tidak dapat diubah, seperti bertambahnya umur atau faktor keturunan.</span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dimaswibie.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dimaswibie.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dimaswibie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dimaswibie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dimaswibie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dimaswibie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dimaswibie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dimaswibie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dimaswibie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dimaswibie.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dimaswibie.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dimaswibie.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dimaswibie.wordpress.com&blog=3172192&post=9&subd=dimaswibie&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dimaswibie.wordpress.com/2008/05/02/apa-penyakit-jantung-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/79b21c260cffd6e1959757d29ea12f9d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dimaswibie</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>